Translate

Translate

Translate

Selasa, 18 Juni 2013

Aduku pada kertas dan pena.....

Ketika harus merelakan mu adalah seperti melepas separuh nyawaku pergi.....Mungkin hari~hari kemarin adalah tawa...Maka hari~hari kedepan adalah air mata....Kamu tak tahu betapa aku menyakiti diri sendiri ketika memutuskan untuk menyerahkan seluruh hatiku padamu....Bodoh....ya Bodoh....itu yg patut mereka bilang tentang ku,tentang caraku mencintaimu.....Aku tak merasa merugi...yg aku tahu mencintai dengan sepenuh hati mahkluk ciptaan ALLAH seindah dirimu....tanda sukur ku pada~NYA ketika aku mencoba menjaga kesucian cinta ini.......

Ada banyak tawa namun terlebih untuk air mata.....terkadang aku berusaha kuat......lebay....ironis....klise.....bulshiit......cinta ku lebih mengutamakan perasaan ketimbang akal.....cinta gila....ya akal ku mulai tumpul....setiap detik mengingat mu....ku tasbihkan yg terbaik buat mu dalam sujud malam ku....aku sadar.....aku belum gila....aku tahu....aku bukan si bodoh.....semua ini percuma.....kamu pun tak jua percaya....cintaku ini seperti embun yg menyejukkan mu sekejap...stelah itu tergantikan oleh mentari.....cintaku seperti mimpi buruk.....yg akan kau lupakan begitu saja.....tentu lah kau akan lebih mengharapkan kenyataan ketimbang mimpi indah.......itukan cuma mimpi nona.......oh........shittt.....sekali lagi hatiku dikembalikan dalam keadaan porak poranda......dan aku tak mampu memungutnya......

Ya....bagaimanapun hari~hari harus berjalan.....waktu~waktu akan terus berputar....malam tak akan terus tinggal akan ada siang yg bergantian....hidupku harus pula ikut berjalan....meski tanpamu.....meski tak lagi dapat berdebat dengan mu.....meski aku akan berusaha sendiri kembali menyulam hatiku menjadi utuh seperti sedia kala........aku tak berharap banyak selain senyum mu disebalik mentari.....atau bayangmu disela~sela kabut.....yg akan menemaniku dalam kesendirian.......hingga datang sosok pengganti mu yg mungkin terbaik buatku.......seperti katamu.....jika aku tak dapat mendampingimu maka akan ada seseorang yg lebih pantas mendampingi bidadari itu.......

Ku tutup buku harian ini,ku simpan,lalu ku coba terlelap tanpa lagu nina bobo mu............

Tidak ada komentar:

Posting Komentar